Sebuah blog pembelajaran

*

The conversion rate of information into knowledge grows in proportion to the involvement of the learner.

**

The Importance of Communication in E-Learning course

***

How Digital Learning Technology will Change in The Next Decades

****

Learning technology in teaching. High Tech Science or Good Craft?

*****

Learning Culture

******

5 Fiture Trends of Learning and Development

Kamis, Februari 02, 2012

Ruang Baca Virtual UT

Silahkan klik gambar berikut untuk masuk ke Ruang Baca Virtual UT (Universitas Terbuka).



Share:

Minggu, Juni 12, 2011

Jadwal dan Daftar Peserta PLPG Tahun 2011 Rayon 34 (UNPAS) Jawa Barat


Bagi rekan-rekan guru yang membutuhkan informasi mengenai daftar peserta PLPG tahun 2011 untuk Rayon 34/UNPAS (untuk Kabupaten Bandung Barat, Cianjur, Karawang, Purwakarta, Subang, dan Cimahi) silahkan download pada link berikut ini:

3. Download Daftar Peserta PLPG Periode 2 (23 Juni - 2 Juli 2011)
5. Download Daftar Peserta PLPG Periode 4 (13 - 22 Juli 2011)
6. Download Daftar Peserta PLPG Periode 5 (23 - 29 Juli dan 3 - 6 Agustus 2011)
7. Dowload Daftar Peserta PLPG Periode 6 (7 - 16 Agustus 2011)
8. Download Daftar Peserta PLPG Periode 7 (18 - 27 Agustus 2011)
9. Download Daftar Peserta PLPG Periode 8 (5 - 14 September 2011)

Lokasi di:
1. Rindam III Siliwangi, Jl. Menado No. 4 Bandung
2. Hotel Bumi Kitri, Jl. Cikutra No. 276A Bandung
3. Hotel Augusta, Jl. Surapati No. 203 Bandung
4. Wisma Taruna, Jl. Lengkong Besar No. 64B Bandung
5. Hotel Bandung Permai, Jl. Jend. Ahmad Yani No. 308 Bandung


Sumber:
http://sergur34-unpas.org
http://disdik.subang.go.id/

Updated:
Minggu, 4 September 2011
Pukul 10.15 WIB
Share:

Selasa, Januari 11, 2011

Best Practise Program BERMUTU


Beberapa waktu lalu saya mengikuti Simposium Nasional Program BERMUTU Tahun 2010 di Jakarta dan berikut ini oleh-oleh yang saya dapatkan berupa Best Practice yang dapat anda download. Semoga bermanfaat.
1. Best Practice kelompok KKG, download di sini.
2. Best Practice kelompok MGMP, download di sini.
3. Best Practice kelompok MKKS, download di sini.
4. Best Practice kelompok Pengawas, download di sini.
Share:

Rabu, November 03, 2010

REFLEKSI LESSON STUDY (2)

 
Sekolah : SMPN 3 Cipunagara Kab. Subang
Kelas/Semester : VIII (delapan)/ganjil
Standar Kompetensi : 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis
Kompetensi Dasar : 1.6. Menentukan gradien, persamaan dan grafik garis lurus
Indikator :
1. Mengenal pengertian gradien
2. Menentukan gradien garis lurus dari sebuah garis
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Guru Model : Dadi Suryadi, S.Pd.
Moderator: Ahmad Firdaus, M.Pd.

REFLEKSI:
1. Guru Model (Dadi Suryadi, S.Pd.)
· Guru model merasa
Share:

Rabu, Oktober 13, 2010

REFLEKSI LESSON STUDY (1)


Sekolah : SMPN 4 Subang
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IX (sembilan)/ganjil
Standar Kompetensi : 3. Melakukan pengolahan dan menyajikan data
Kompetensi dasar : 3.1. Menentukan rata-rata, median, dan modus data tunggal serta penafsirannya.
Indikator : Menentukan rata-rata data tunggal serta penafsirannya
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Guru Model : Akhyar, S.Pd.
Moderator: Ahmad Firdaus. M.Pd.
Download : LKS (klik di sini), RPP (klik di sini), Lembar Observasi (klik di sini)

REFLEKSI:
1. Guru Model (Akhyar, S.Pd.)
· Guru model telah melakukan pembelajaran di 4 kelas lainnya menggunakan perangkat yang sama. Tetapi
Share:

Senin, Juli 19, 2010

Asal Tempel

Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan kemirisan hati saya saat pertama melihat Buku Pembelajaran Matematika Kelas VIII terbitan salah satu penerbit dari Jawa Tengah. Pun bagi teman seprofesi saya (Pak Guruh) yang menjadi guru model pada gambar/foto yang tertera di halaman 13 pada buku
Share:

Jumat, April 16, 2010

Curriculum Vitae Iblis


Sebagaimana para tokoh dan orang-orang penting yang layak diketahui riwayat hidup dan sepak terjangnya, maka sebagai musuh Allah SWT dan musuh manusia yang nyata, Iblis pun perlu kita ketahui riwayat hidupnya atau yang sering disebut curriculum vitae.
  1. Nama : Iblis
  2. Tempat Tinggal :
Share:

Rabu, Februari 03, 2010

Open Class MGMP Matematika Program Bermutu (2)

Tempat: SMPN 1 Legon Kulon Kab. Subang
Hari/tanggal: Rabu, 19 Januari 2010
Guru Model: Lilis Rusmiati, S.Pd.
Standa Kompetensi: Aljabar
Kompetensi Dasar:
Indkator:
  • Menyatakan suatu himpunan dengan kata-kata
  • Menyatakan suatu himpunan dengan menuliskan notasi pembentuk himpunannya
  • Menyatakan suatu himpunan dengan menyebutkan anggota-anggotanya
Model Pembelajaran: Kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division)
Media Pembelajaran: LKS, kertas karton, spidol



Hasil Refleksi:
  • Guru Model:
  1. merasa kurang puas dengan
Share:

Jumat, November 13, 2009

Open Class MGMP Matematika Program Bermutu (1)





Tempat

Sekolah : SMP Negeri 1 Tambakdahan

Kelas : VII A

Waktu : 07.00 – 08.40 WIB

Standar Kompetensi : 2. Memahami bentuk Aljabar, persamaan dan pertidaksaman linier satu variabel

Kompetensi Dasar : 2.2 Melakukan operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pada bentuk aljabar.

Materi Pelajaran : Operasi Penjumlahan pada Bentuk Aljabar

Alat Peraga : Kartu warna-warni

Guru Model : Guruh Sabar Gustiawan, S.Pd.


I. Hasil refleksi

Guru Model:

a. Guru model merasa gugup karena kegiatan pembelajaran diamati oleh 20 orang observer dan satu orang guru pemandu.

b. Sebelum pelaksanaan open class, Guru model merasa khawatir siswa tidak merespon kegiatan pembelajaran seperti yang diharapkan.

c. Persiapan yang dilakukan dirasa belum maksimal terutama dalam segi waktu yang diperlukan untuk menyiapkan media pembelajaran dan alat peraga.

d. Guru model merasa kurang puas dengan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan karena ada beberapa langkah dalam RPP yang tidak dapat dilaksanakan karena di-cut oleh guru pemandu padahal masih ada waktu 10 menit sebelum bel pergantian jam pelajaran.

e. Siswa tidak memahami kata “presentasi” sehingga saat dipersilahkan untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok mereka kebingungan. Akhirnya guru model mengganti kata presentasi menjadi menceritakan, dan siswa mampu memahami instruksi yang diberikan oleh guru model.

f. Sebagian besar siswa berkonsentrasi dan berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran.

g. Presentasi kelompok atas kemauan siswa dan tidak dipaksa/ditunjuk oleh guru model.

h. Perolehan reward terbanyak oleh kelompok 7 yaitu sebanyak 5 buah bintang. Sebagian besar kelompok tidak sempat menjawab sehingga tidak memperoleh penghargaan/reward.


Observer:

a. Tidak ada penyampaian teori/siswa tidak mencatat.

b. Pada saat siswa dipersilahkan untuk duduk berkelompok, ada siswa yang tidak memperhatikan, siswa tersebut asyik membuka-buka/membaca buku. Ada siswa yang mendominasi jalannya diskusi kelompok dan mengerjakan tugas kelompok hanya oleh dirinya saja tanpa bekerja sama dengan teman-teman dalam kelompoknya.

c. Ada tiga orang siswa yang sibuk dengan dunianya sendiri sehingga tidak memperhatikan apa yang terjadi di sekelilingnya yaitu Suparman (kelompok 5), Oki (kelompok 8) dan Rico (kelompok 8).

d. Semua observer sepakat bahwa dengan adanya penghargaan membuat siswa terpacu untuk menjawab, bertanya, maupun menyanggah.


Peristiwa Penting

a. Beberapa observer terlambat datang sehingga beberapa langkah dalam implementasi RPP tidak teramati. Akibatnya beberapa observer berkomentar bahwa guru model tidak menyampainya materi, padahal kenyataannya guru model menyampaikan materi pada siswa.

b. Beberapa Observer ngobrol pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung. Akibatnya aktivitas siswa tidak teramati secara utuh.

c. Beberapa observer melakukan pengamatan secara sambil lalu, sehingga tidak benar-benar teramati.

d. Beberapa observer sudah dapat mencari posisi yang strategis, siswa teramati dari berbagai sudut tanpa mengganggu aktivitas siswa.

e. Beberapa Observer belum mampu memposisikan diri di ruang kelas, agar siswa teramati tanpa mengganggu aktivitas siswa.

f. Observer merekam proses pembelajaran sambil duduk sehingga aktivitas siswa kurang teramati.

g. Observer bukannya mengamati aktivitas siswa, malahan mengamati guru model terus menerus.

h. Beberapa observer tidak menyaksikan pembentukan kelompok karena terlambat datang.

i. Observer yang terlambat datang tidak masuk kelas malah mengobrol di luar kelas.

j. Ada seorang observer yang memberitahu langkah kerja LKS atau memberi jawaban.



II. Kesimpulan

  1. Pelaksanaan open class masih belum mencapai hasil yang diharapkan karena keaktifan siswa dalam kelompok masih didominasi oleh salah satu kelompok saja.
  2. Observer belum sepenuhnya memahami tugas yang harus dilakukannya dalam kegiatan open class.

III. Saran dan Tindak Lanjut
  1. Kelompok siswa ada baiknya disusun ulang dan diatur berdasarkan kriteria tingkat kemampuan belajar, dan jenis kelamin yang heterogen. Atau,
  2. Kelompok siswa tetap seperti semula, tetapi pada saat presentasi atau tanya jawab, guru model memberikan kesempatan lebih dulu bagi kelompok-kelompok yang pasif.
  3. Sebelum elaksanaan open class, observer harus membaca daftar tata tertib dan tugas yang harus dilakukan agar pelaksanaan open class dapat berjalan lancar dan pengamatan yang dilakukan tepat tujuan dan sasaran.
Share:

Translate

Twitter