Sebuah blog pembelajaran

*

The conversion rate of information into knowledge grows in proportion to the involvement of the learner.

**

The Importance of Communication in E-Learning course

***

How Digital Learning Technology will Change in The Next Decades

****

Learning technology in teaching. High Tech Science or Good Craft?

*****

Learning Culture

******

5 Fiture Trends of Learning and Development

Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Senin, September 16, 2013

Guru dan KTI, TTM atau TTT?


Pinjam istilah dalam bahasa gaul, TTM (Teman Tapi Mesra), dan TTT (Teman Tapi Terpaksa), haha…. Istilah terakhir tadi hasil karangan saya. Bagaimana Guru dan KTI (Karya Tulis ilmiah) dikaitkan dengan TTM dan TTT? Bisa-bisa sajah koq. ^_*
Kala harus membuat klasifikasi hunungan antara guru dan KTI, ya itu tadi ada dua kategori yaitu TTM ada yang TTT. Guru kategori TTM tidak merasa puas dengan ilmu yang dimilikinya karena ia sadar bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat dengan cara yang tak dapat dibayangkan. Ia senang mempelajari hal-hal baru yang bermanfaat bagi peningkatan kemampuannya dalam melayani kebutuhan belajar siswa. biasanya guru dengan kategori TTM senang menelisik kekurangan dan kelebihan pembelajaran yang telah dilakukannya, kemudian berupaya untuk memperbaiki kekurangan tersebut dengan membaca, meminta pendapat orang lain atau guru lain, bertanya kepada pakar pendidikan, selanjutnya melakukan penelitian agar guru lain yang memiliki permasalahan yang sama dapat melakukan perbaikan dengan cara yang kurang lebih serupa. Mungkin penelitian yang dilakukan guru kategori TTM ini didasari adanya Permen Menpan Nomor 16 Tahun 2009 tentang angka kredit jabatan dan peraturan bersama Mendiknas dan Kepala Kepegawaian Negara Nomor 3/V/PB/2010 dan Nomor 14 Tahun 2010. Namun hal tersebut hanya sebagai stimulator saja dan bukan faktor utama bagi penulisan KTI.

Sumber kutipan dari SINI

Lain dengan karakteristik hubungan guru dan KTI pada kategori TTT. Diantaranya: acuh tak acuh terhadap permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran yang diampunya. Sukar menerima saran dan pendapat dari pihak (baca: guru) lain, merasa sudah cukup dengan ilmu yang dimilikinya, dan kenaikan pangkat/jabatan menjadi alasan utama untuk melaksanakan penelitian dan menulis KTI. Merasa bahwa keharusan guru untuk mengembangkan kemampuannya secara berkelanjutan merupakan beban dan suatu keterpaksaan yang menjengkelkan.
Nah, pada kategori mana hubungan mayoritas guru Indonesia dengan KTI? Bagaimana dengan penulis sendiri, apakah sudah TTM atau masih TTT? Sedang berupaya supaya jadi TTM. Hehehe….semoga.

Edited from my Kompasiana






Share:

Rabu, Agustus 28, 2013

Guru Gaptek, Guru Gak Gaul

Judul tulisan ini bukan bermaksud menghina para guru, namun sebagai pelecut agar guru mau gaul dalam arti menguasai pengoperasian komputer dan cara mengakses internet meskipun tidak sampai mahir. Saya pun bukan ahli komputer maupun internet, namun sekedar mencari literatur dan media pembelajaran interaktif yang begitu melimpah ruahnya di internet, bolehlah.
Selama belasan tahun menjadi guru dan bergaul dengan teman-teman di tempat kerja maupun dalam kegiatan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) sering terlontar komentar dari teman-teman bahwa mereka belum mampu mengoperasikan komputer apalagi nge-net (maksudnya main internet, mengakses internet). Bahkan lebih parah lagi, ada yang mengaku mendadak berkeringat dingin dan grogi kalau harus nge-net. Bagaimana kalau salah klik dan nyelonong ke tempat-tempat serem.
Perkenalan saya dan internet bermula sekitar tahun 2003, belum terlalu lama memang. Saya suka ngoprek handphone, maksudnya bukan dibongkar seperti teknisi namun mencoba-coba mengubah setting ini itu dengan panduan dari tabloid handphone yang itupun tidak sengaja saya baca. Pada waktu itu jaringan GPRS belum mengcover daerah saya. Sudah saya oprek bolak-balik tetap gak konek-konek. Lha jalannya belum ada gitu. Lalu tanpa sengaja di akhir tahun 2003 saya melihat di layar handphone ada tanda GPRS (simbolnya saya lupa kaena hp jadul), langsung deh saya ngacir ngebut (pakai bemo tua kalau ukuran jaman sekarang) browsing internet untuk pertama kalinya. Awalnya nyari lagu-lagu dan gambar-gambar lucu buat putriku.
Mulai deh teman-teman di sekolah mengetahui bahwa saya bisa nyetting hp buat internetan. Saya mulai kebanjiran order nyetting berbagai merk hp yang untuk ukuran waktu itu lumayan canggih. Bukan cuma nyetiting tapi juga permintaan instal aplikasi Symbian yang kalau di counter hp lumayan harganya. Sampai-sampai teman-teman menyarankan saya buka counter atau toko komputer. Hahaha…..bukannya gak minat tapi gak punya modal yang cukup. Lagipula saya melakukannya untuk hoby dan sekedar selingan saja.
Era jejaring sosial mulai menjadi lifestyle bukan hanya bagi remaja tapi juga orang dewasa. Makin lama kemajuan dunia IT makin cepat bahkan konon dalam hitungan detik selalu lahir inovasi-inovasi dalm bidang IT yang berdampak langsung terhadap kemajuan dunia pendidikan khususnya matematika. Wah….kali ini saya harus bilang WOW. Lahirlah era diklat online, hehe….maaf meloncat terlalu jauh. Tentu perkenalan saya dengan komputer dan internetnya cukup menjadi modal untuk mengikuti diklat online. Diklat online GeoGebra yang diselenggarakan oleh PPPPTK Matematika merupakan pengalaman pertama saya, dan yang kedua (semoga ada yang ketiga dan seterusnya) diklat online pola 15 hari yang akan berakhir beberapa hari lagi.
Jangan tanya seru tidaknya. Seruuuuuuuu banget. Meskipun materi, forum diskusi, dan tugas berjibun banyaknya, tetap saja situs E-training PPPTK Matematika tidak pernah sepi. Teman-teman peserta luar biasa semangatnya. Wah…pokoknya kagak ade matinye kalau kata orang Betawi sih. Sayang sekali kondisi kesehatan saya kurang baik jadi tidak dapat mengikuti semua kegiatan serajin teman-teman saya lainnya.
Beberapa materi pernah saya baca di internet namun banyak yang baru saya ketahui. Materi dalam diklat khususnya pada sesi pemanfaatan internet bagi pembelajaran matematika diantaranya, penyimpanan file online seperti di Dropbox, pencarian referensi online, pembuatan video pembelajaran menggunakan screencast (CamStudio, Screencast-O-matic, dsb), cara mengunggah video di Youtube, cara mengkonversi video ke format lain (misal 3GP) agar dapat dioperasikan di handphone (yang ini saya sudah biasa sih). Dan masih buanyaaak lagi. ^_^
Nah, sekarang kegemaran saya pada komputer dan internet lebih terarahkan dengan baik dan tentunya lebih bermanfaat. Karena dari diklat online yang saya ikuti banyak sekali materi pembuatan media pembelajaran interaktif yang bisa diunggah di Youtube maupun tempat penyimpanan file online yang dapat diunduh oleh siswa-siswa saya. jadi muridnya semakin pintar karena gurunya rajin belajar di diklat online. Kalau kebanyakan siswa  ingin disebut sebagai anak gaul, gurunya pun mestinya tidak kalah gaul. Gaul yang positif tentunya dengan nge-net di diklat online. Jadi guru gaptek (gagap teknologi) harus banyak gaul dengan diklat online deh kayaknya, haha…

Edited from my Kompasiana
Share:

Selasa, Agustus 27, 2013

Ibu Noname Inspiratorku

Perawakannya kecil ramping, usianya sekitar 40 tahun. Sorot matanya menyiratkan ketegasan dan sekaligus kepedihan dalam hidupnya. Itulah kesan pertama yang dapat kutangkap dari penampilan ibu kost, sebut saja namanya Ibu Noname. Beliau seorang guru IPA di sebuah SMP di kabupaten Subang.

Sejak saya diterima di SMA terpavorit di Subang yang berjarak sekitar 35 km dari tempat tinggalku, sejak itu pula saya harus kost kalau tidak mau terlambat masuk sekolah dan harus menerima kenyataan jika Satpam di pintu gerbang – dengan suka cita – tidak memperbolehkan masuk dan menyuruh siswa yang terlambat untuk pulang kembali.

Saat saya duduk di kelas 1 SMA (sekarang disebut kelas X) dua kali pindah kost dan di kelas 2 saya pindah lagi ke tempat kost milik ibu Noname. Dari infromasi lebih tepatnya kasak-kusuk beberapa teman yang lebih dulu ngekost saya mengetahui bahwa ibu Noname memiliki dua orang anak laki-laki, sedangkan suaminya (sebut saja Bapak Noname) memiliki seorang istri lagi selain ibu Noname. Jadi ibu Noname merupakan istri pertama dari Bapak Noname.

Semakin lama saya tinggal di tempat kost semakin mengenal pribadi ibu Noname. Menurut pengamatan saya yang masih remaja pada waktu itu beliau adalah orang yang rajin dan pandai mengurus urusan rumah tangga namun agak sedikit bawel yang saya pikir wajar karena kebanyakan ibu-ibu yang saya kenal juga cukup bawel. Hubungan kami cukup akrab dan kami mempunyai kegemaran yang sama yaitu nonton acara televisi “Friday the 13th”. Jika acara tersebut akan diputar beliau selalu berteriak memanggil saya dari balik dinding kamar yang berbatasan langsung dengan ruang keluarga. Beliau banyak bercerita mengenai putranya yang calon dokter dan putra bungsunya yang waktu itu masih sekolah di SMP, juga sekali-kali membicarakan suaminya yang lebih sering berada di tempat istri mudanya.

Suatu hari ketika saya, teman sekamar saya, dan ibu Noname berbincang-bincang di halaman rumah, beliau memberi nasihat kepada kami.
“Kalian sedikit banyak sudah tahu seperti apa kehidupan rumah tangga Ibu. Sulit rasanya untuk melanjutkan hidup saat suami berpaling ke perempuan lain.”
“Oh…eh… Iya Bu. Tapi saya perhatikan Ibu sangat tabah menjalaninya. Bahkan menurut saya ibu sangat berhasil sebagai ibu rumah tangga dan juga sebagai guru”, saya mencoba mengutarakan pendapat saya terhadap beliau.
“Itu tak lain karena ibu seorang guru, orang yang seharusnya digugu dan ditiru. Ingatan akan hal tersebut yang menguatkan ibu untuk bertahan dan menunjukkan pada suami dan istri mudanya bahwa ibu tak kan semudah itu jatuh tenggelam dalam kesedihan dan kekecewaan.”
Saya dan teman sekamar saya hanya terdiam meresapi kata-kata beliau.
“Kalian harus tahu bahwa seorang perempuan harus punya pendidikan yang tinggi dan pekerjaan sendiri, agar saat menghadapi kenyataan hidup yang tidak terbayangkan, contohnya kehidupan rumah tangga ibu, kalian bisa mandiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada suami. Karena kalian tidak pernah tahu masa depan seperti apa yang akan kalian hadapi, karena itu teruslah belajar dengan tekun dan semangat. Raihlah cita-cita kalian, apapun itu. Jadilah perempuan yang kuat dan pantang menyerah.”

Pada saat itu kami berdua manggut-manggut tanpa mengerti sepenuhnya terhadap nasihat yang beliau sampaikan. Namun saya memahami nasihat beliau agar saya rajin belajar dan kesadaran saya yang tergugah agar menjadi perempuan yang mandiri dan kuat.

Kedua hal tersebut yang menjadi bekal sepanjang perjalanan menuntut ilmu dan ketika beberapa teman perempuan sejawat saya mengalami goncangan dalam rumah tangganya saya selalu teringat nasihat tersebut namun dengan penafsiran yang baru. Bukan pekerjaan atau gelar yang membuat mereka kuat menghadapi kerikil-kerikil tajam dalam hidup berumahtangga, namun pola pikir dan interaksi dengan teman atau sahabat di tempat kerja membuat mereka lebih terbuka dan menggugah keinginan untuk berbagi dan mencari solusi yang baik bagi permasalahan yang dihadapi.

Kini ibu Noname telah pergi menghadap Rabb pemilik jiwa raganya, namun nama beliau dan nasihat beliau akan selalu saya kenang. Selamat jalan ibu Noname, ibu kostku ……. inspiratorku.

Edited from my Kompasiana
Share:

Sabtu, Maret 10, 2012

Keep Fighting!!

Lama sekali saya tidak menulis di blog ini. Alasan klise, banyak kesibukan dan juga sering kambuhnya penyakit AIHA (Auto Imun Hemolitic Anemia) yang telah diderita sejak akhir 2008 lalu. Lelah? Kadang-kadang, manusiawi toh? Menyerah? Never! Karena
Share:

Senin, Juli 19, 2010

Asal Tempel

Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan kemirisan hati saya saat pertama melihat Buku Pembelajaran Matematika Kelas VIII terbitan salah satu penerbit dari Jawa Tengah. Pun bagi teman seprofesi saya (Pak Guruh) yang menjadi guru model pada gambar/foto yang tertera di halaman 13 pada buku
Share:

Jumat, April 16, 2010

Curriculum Vitae Iblis


Sebagaimana para tokoh dan orang-orang penting yang layak diketahui riwayat hidup dan sepak terjangnya, maka sebagai musuh Allah SWT dan musuh manusia yang nyata, Iblis pun perlu kita ketahui riwayat hidupnya atau yang sering disebut curriculum vitae.
  1. Nama : Iblis
  2. Tempat Tinggal :
Share:

Senin, Agustus 03, 2009

Ciri-ciri Psikopat


Sumber:
http://kamusarea.blogspot.com/2008/08/kenali-ciri-ciri-psikopat.html

DOKTOR John Clarke, doktor di bidang psikologi dari University of Sydney, Australia, yang bertahun-tahun menjadi psikolog kriminal,
mengingat hari di saat dia seketika itu sadar bahwa mungkin ada sejumlah psikopat di jutaan kantor di seluruh dunia. "Saya sedang menyampaikan kuliah psikologi kejahatan dan memberikan daftar ciri psikopat. Setelah selesai, seorang perempuan menghampiri dan berkata "Anda baru saja menggambarkan bos saya," katanya kepada kantor berita Jerman (DPA).
Clarke juga penulis buku The Pocket Pscyho yang berisikan panduan singkat bagaimana melindungi diri dari psikopat organisasional menyatakan bahwa psikopat tidak hanya ada di penjara, di ruang sidang pengadilan, atau pada kisah thriller. Psikopat, baik laki-laki maupun perempuan, sedang berencana licik di tempat kerja, di seluruh dunia. Penelitian menyatakan bahwa satu persen populasi orang dewasa yang bekerja adalah psikopat di tempat keanya. Psikopat seperti itu ada di kantor besar maupun kecil, dia ada di ruang rapat dewan maupun di lantai-lantai toko.
Para psikopat bersembunyi melalui berbohong, mencurangi, mencuri, memanipulasi, mengorbankan, dan menghancurkan rekan kerja. Semuanya dilakukan tanpa rasa bersalah maupun penyesalan. Lebih dalam lagi, ia menilai, mereka yang disebut organisasional psikopat, berkembang pesat di dunia bisnis, karena kezaliman dan nafsu mereka tidak saja mereka salah artikan sebagai ambisi dan keterampilan memimpin, namun juga sebagai sesuatu yang dihargai melalui promosi, bonus, dan kenaikan upah.
Psikopat tempat kerja akan melakukan apa saja untuk mendapatkan kekuasaan, status, dan upah yang mereka inginkan. "Mereka berpikir layaknya psikopat kriminal. Mereka berusaha sekeras- kerasnya demi mereka sendiri. Perbedaan keduanya adalah, psikopat kriminal menghancurkan korban secara fisik, sedangkan psikopat tempat kerja menghancurkan korbannya secara psikologis," ujarnya.
Berikut ini beberapa ciri yang mungkin dapat menjadi isyarat adanya gangguan kepribadian psikopat:
1. Pada awalnya menampilkan sikap yang menarik, cenderung dibuat-buat, memesona, dan menebarkan sikap hangat. Inilah yang membuat orang mudah memercayainya, dan dengan kepercayaan itu mereka mencelakai atau menipu korbannya.
2. Beranggapan dirinya yang paling penting dan harus diistimewakan, semuanya berpusat pada dirinya, pokoknya untuk saya, pokoknya milik saya, pokoknya saya dan saya.
3. Sering memperlihatkan perlakuan yang impulsif (meledak-ledak), sulit menunda dan mengendalikan emosi. Kalau punya keinginan harus sekarang, kalau tidak akan marah atau mengamuk.
4. Hubungan pertemanan atau hubungan sosial yang singkat, sering ganti-ganti pasangan asmara atau ganti-ganti pekerjaan.
5. Sering berbohong, menipu, dan mengkhianati.
6. Kurang tanggung jawab atas perbuatannya, berani mengambil keputusan berisiko dan tidak dapat belajar dari pengalaman, selalu diulang terus, meskipun telah diberi hukuman atau peringatan.
7. Kurang mampu merasakan perasaan orang lain, tidak peduli orang lain menderita.
8.Cenderung menyalahkan orang lain untuk apa yang telah dilakukannya.
Share:

Psikopat


Tulisan berikut ini saya sunting dari Wikipedia. Semoga bermanfaat bagi anda, karena kita tidak pernah tahu kepribadian seseorang yang sebenarnya.

Psikopat secara harfiah berarti sakit jiwa. Pengidapnya juga sering disebut sebagai sosiopat karena perilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya.

Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut "orang gila tanpa gangguan mental". Menurut penelitian sekitar 1% dari total populasi dunia mengidap psikopati. Pengidap ini sulit dideteksi karena sebanyak 80% lebih banyak yang berkeliaran daripada yang mendekam di penjara atau di rumah sakit jiwa, pengidapnya juga sukar disembuhkan [1].

Seorang ahli psikopati dunia yang menjadi guru besar di Universitas British Columbia, Vancouver, Kanada bernama Robert D. Hare telah melakukan penelitian psikopat sekitar 25 tahun. Ia berpendapat bahwa seorang psikopat selalu membuat kamuflase yang rumit, memutar balik fakta, menebar fitnah, dan kebohongan untuk mendapatkan kepuasan dan keuntungan dirinya sendiri.

Dalam kasus kriminal, psikopat dikenali sebagai pembunuh, pemerkosa, dan koruptor. Namun, ini hanyalah 15-20 persen dari total psikopat. Selebihnya adalah pribadi yang berpenampilan sempurna, pandai bertutur kata, mempesona, mempunyai daya tarik luar biasa dan menyenangkan [2].

Psikopat memiliki 20 ciri-ciri umum. Namun ciri-ciri ini diharapkan tidak membuat orang-orang mudah mengecap seseorang psikopat karena diagnosis gejala ini membutuhkan pelatihan ketat dan hak menggunakan pedoman penilaian formal, lagipula dibutuhkan wawancara mendalam dan pengamatan-pengamatan lainnya. Mengecap seseorang dengan psikopat dengan sembarangan beresiko buruk, dan setidaknya membuat nama seseorang itu menjadi
Share:

Kamis, Juni 25, 2009

Ikhlaskanlah hatimu, Ibu....

Setiap ibu pasti pernah merasakan repotnya merawat dan mengasuh balita. Aku juga pernah merasakannya. Saat anakku sangat tergantung dengan keberadaanku. Seperti buntut yang melekat selalu mengekor tidak mau lepas bahkan ke toilet sekalipun anakku tidak mau ditinggal walaupun ada nenek, kakek, dan abinya di rumah. Saat itu aku sempat berpikir betapa menjengkelkannya tingkah anakku.

Namun saat memandangi wajah anakku ketika ia terlelap, perasaan itu luruh tak berbekas. Yang ada hanyalah linangan air mata dan pengakuan dari lubuk hati terdalam, betapa aku sangat menyayangi anakku. Aku menyerah takluk, tak mampu berargumen tentang mengapa aku tidak mampu menyimpan rasa kesal pada anakku.

Mungkin itulah yang disebut naluri keibuan, anugerah terbesar bagi seorang perempuan dari Rabb penguasa alam semesta.

Maka alangkah herannya aku saat mendengar curhat temanku, ibu dari seorang putri yang menceritakan kemanjaan anakknya dengan nada marah dan sesal. Ibu yang lebih menginginkan sang pengasuhlah yang harus meladeni dan mengasuh anaknya. Ibu yang ingin leha-leha beristirahat tak ingin diganggu oleh rengekan anaknya.

Ibu, coba renungkan bahwa rengekan anak tidak berlangsung terus-menerus 24 jam. Ada saatnya ia tertidur dan itulah saat terbaik untuk ibu menata hati agar selalu ikhlas menjaga amanah dari Allah SWT.

Tidakkah ibu berpikir bahwa ketergantungan anak pada ibunya tidak akan berlangsung lama. Nanti saat ia menginjak usia remaja, ketergantungan itu akan makin berkurang. Mereka telah memiliki dunia baru yang mungkin kita tak diijinkan untuk menyentuhnya.

Berapa lama lagikah ia akan selalalu menjadikan kita, ibunya, sebagai tempat keluh kesahnya, tempat meminta pertolongan, sebagai hero dan idola di hatinya.

Tidakkah ibu berpikir, saat ia bekeluarga, ia akan semakin menjauh dari jangkauan, dari pelukan.

Tidakkah ibu berpikir, sekali saja, bahwa pengorbanan kita, berkurangnya waktu istirahat kita, berkurangnya kesempatan berdua-duaan dengan suami tercinta, berkurangnya kesempatan mengembangkan karir, ataupun berkurangnya waktu untuk jalan-jalan dengan teman-teman, tidaklah seberapa dibandingkan sebuah pelukan sayang dan air mata kerinduan yang tercurah dari dia suatu saat nanti. Dia yang membawa keluarga baru dalam hidup kita. Dia yang akan merawat dan mengasihi saat kita menjadi tua dan tak berdaya. Dia, anak yang selalu merepotkan itu.

Jadi, jangan lagi menghindar dari tugas dan tanggung jawab ibu. Hapuslah air mata sang buah hati, cium dan peluklah ia. Sampaikanlah padanya betapa ibu sangat menyayanginya. Sayangilah sepenuh hati maka ia akan merasakan betapa indah dan bahagia dunia kecilnya. Semoga kebahagiaan itu mengiringi selalu di sepanjang jalan kehidupannya, selamanya.


Semoga kita (saya) menjadi ibu yang
selalu mau mengakui kesalahan, kelemahan, dan selalu mau belajar menjadi ibu yang ikhlas mengasihi anak-anaknya.

(Umi wanna say: I love you Aghniya.)
Share:

Selasa, April 21, 2009

Selamat Hari Kartini 2009

HABIS GELAP TERBITLAH TERANG

Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya menuju jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita menuju cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. (QS. 5:16)

Alif laam raa. (Ini adalah) Kitab yang kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap menuju cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. (QS. 14:1)

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami, (dan Kami perintahkan kepadanya): ''Keluarkanlah kaumu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah''. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur. (QS.14:5)
Share:

Minggu, April 19, 2009

Kok Mau Sih?

Kok mau sih?
Itulah komentar teman saya sewaktu mengetahui bahwa saya datang ke tempat syuting Dahsyat, salah satu acara musik yang ditayangkan secara live di RCTI siang tadi. Tempatnya di halaman Ambarukmo Plaza (Amplaz) Yogyakarta. Mungkin menurutnya saya ini sudah terlalu tua untuk menonton acara yang paling digemari remaja. Lha saya kan remako (remaja kolot).

Jujur saja, ini adalah kedatangan saya yang pertama di konser musik dalam skala nasional. Kalau cuma nonton konser musik kaliber RT-an sih sering, ya sambil kondangan kan jadi sengaja atau pun tidak sengaja bisa melihat para artis lokal yang tampilannya norak abis. Itupun tidak mampu bertahan lama-lama karena takut dipanggil nama dan diminta jaban (sawer uang). Jadi mending cepat-cepat pulang.

Sebenarnya cuma kebetulan saja saya datang ke acara tersebut. Niatnya mau refreshing saja. Karena saya tidak mudik ke Subang, di tempat kos juga sendirian jadi mending jalan-jalan sekalian memenuhi permintaan teman kuliah saya (Pak Suherman) untuk menanyakan informasi mengenai satu merk hand phone yang bundling paket internet gratis. Kebetulan distributor resminya ada di Amplaz. Kebetulan pula tempat kos saya dekat dengan Amplaz, kira-kira lima menit perjalanan menggunakan bis kota. Yo wis kebetulan semua.



Seperti biasanya kebanyakan penonton adalah para remaja usia belasan. Mereka kelihatan antusias sekali menunggu penampilan artis-artis favoritnya. Dandanan mereka pun serba trendi, gaya dan gaul. Ada yang bergaya R n B, rocker, funk, dangdut (emang ada?), dan sebagainya. Ya, itulah ekspresi remaja dalam mencitrakan dirinya.

Tiga orang gadis ABG di depan saya sibuk mengomentari penampilan artis yang tampil saat itu. Tiba-tiba datang seorang gadis sebaya mereka, minta maaf karena harus mengikuti les privat di rumahnya. Teman-temannya malah mengomentari "Hari gini masih belajar?" Saya jadi prihatin mendengarnya.

Saya jadi bertanya dalam hati. Bukankah di antara para remaja itu ada (banyak) yang duduk di kelas IX SMP dan kelas XII SMA/SMK? Sudahkah mereka mempersiapkan diri untuk menghadapi Ujian Nasional (UN) yang pelaksanaanya mulai tanggal 20 April besok? Pertanyaan saya buyar saat salah seorang dari rombongan remaja bergaya rocker hampir menabrak saya.

Ternyata tidak nyaman lho nonton di tempat terbuka seperti ini. Kepanasan, berdesak-desakan, bau segala macam. Wah, nyerah deh saya kalau harus nonton lama-lama. Makanya baru sekitar 10 menit sudah kabur duluan, ya cukuplah sekedar mengambil satu dua gambar itu pun dari kejauhan.

Untunglah saya cepat keluar arena pertunjukan, sesaat kemudian terjadi keributan. Saya kira penonton yang sedang berantem. Ternyata bukan, beberapa penonton pingsan dan dibawa ke artis area. Sementara penonton lainnya kembali terlarut dalam pertunjukkan tersebut.

Dalam perjalanan pulang, saya masih teringat pada gadis ABG tadi. Ternyata semakin hari semakin berat tantangan yang harus dihadapi guru, orang tua, juga oleh siswa. Banyak kegiatan dan acara-acara yang mengusik konsentrasi belajar siswa.

Lalu bagaimana upaya yang harus kita lakukan agar remaja (siswa) lebih menyukai belajar daripada kegiatan lain yang tidak relevan. Tentunya tantangan tersebut akan menjadi PR kita bersama.

Jadi pertanyaan teman saya di muka sebenarnya lebih tepat ditujukkan untuk kita semua. Kok mau sih repot-repot mengurusi remaja? Ya, karena mereka adalah tumpuan harapan bagi masa depan bangsa, dan terutama masa depan mereka sendiri.

Kok mau sih? Ya iya laaaah.....

Share:

Senin, Februari 16, 2009

Lowongan untuk Teman-teman Muslim

LOWONGAN DISEDIAKAN UNTUK 2 POSISI :
A. PENGHUNI SURGA
B. PENGHUNI NERAKA

SYARAT-SYARAT UMUM PELAMAR:
- Tidak diperlukan ijazah
- Tidak diperlukan koneksi atau uang sogok.
- Tidak perlu bawa harta
- Tidak perlu berwajah cantik, ganteng, berbadan tegap atau seksi.
- Cukup membawa dokumen asli dari ibadah dan amal karya Anda sendiri.

WAKTU WAWANCARA :
- Wawancara tahap 1, dilakukan 7 langkah setelah pelayat terakhir meninggalkan kuburan Anda. Sabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya bila jenazah seseorang diletakkan di dalam kubur,maka jenazah itu mendengar suara sandal orang2 yang mengantarnya ke kuburan pada saat mereka meninggalkan tempat itu (Hadist Hasan yang diriwayatkan oleh Ahmad Hanbal).

Perlu diketahui jadwal wawancara Anda ini sudah ditentukan sejak roh ditiupkan ke tubuh Anda semasa dalam kandungan ibu..

- Wawancara tahap 2 : Waktunya ditentukan oleh OWNER

LOKASI DAN LAMA WAWANCARA
Wawancara tahap I, dilakukan di dalam kubur (alam barzakh) selama beberapa menit hingga ribuan tahun tergantung posisi yang dilamarnya.

Wawancara tahap II, dilakukan pada hari penghisaban (hari perhitungan) selama beberapa hari hingga ribuan tahun tergantung posisi yang dilamarnya. Dalam salah satu haditsnya Rasulullah pernah bersabda bahwa jarak waktu masa pengadilan antara orang-orang kaya dan orang-orang miskin adalah 500 tahun. Berbahagialah Anda yang miskin selama di dunia, yang memiliki sedikit harta untuk diminta pertanggungjawabann ya (karena sebutir nasi yang Anda buang akan diminta pertanggungjawabann ya).

PEWAWANCARA:
Wawancara tahap I, dilakukan oleh Malaikat Mungkar dan Nakir.
Wawancara tahap II, dilakukan langsung oleh sang OWNER

WAWANCARA HANYA BERISI 6 PERTANYAAN :
1. Siapa Tuhanmu ?
2. Apa agamamu ?
3. Siapa nabimu?
4. Apa kitabmu?
5. Dimana kiblatmu ?
6. Siapa saudaramu?

Sungguh 6 pertanyaan yang sangat mudah, tapi sayangnya tidak bisa dihapal dari sekarang karena keimanan dan amal kitalah yang akan menjawabnya.

CARA MELAMAR:
Sekali lagi, ini benar-benar rekrutmen yang sangat istimewa, tidak perlu melamar, siapa saja dijamin diterima, bahkan untuk melamarpun Anda akan dijemput secara khusus. Dijemput oleh makhluk sekaliber malaikat yang bernama Izroil. Ia akan menjemput anda kapan dan dimana saja (bisa jadi sebentar lagi).

BENARKAH LOWONGAN INI ?
Simaklah hadits dibawah ini, sesungguhnya terlalu banyak rahasia alam ini yang tidak mampu kita ketahui,apalagi mengenai akhirat.

Rasulullah saw bersabda : "Sesungguhnya aku mampu melihat apa yang tak sanggup kalian lihat. Kudengar suara gesekan di langit (berkriut- kriut), langit sedemikian padatnya,tak ada tempat kosong bahkan seluas empat jari sekalipun krn langit dipenuhi para malaikat yang sedang bersujud kepada Allah SWT. Demi Allah ! Sekiranya kalian mengetahui apa yang aku ketahui tentang akhirat), niscaya kalian tidak akan pernah tertawa sedikitpun, bahkan kalian pasti akan banyak menangis (karena takut). Dan niscaya kalian tidak akan pernah bisa bersenang-senang dengan istri-istri kalian, dan niscaya kalian akan keluar berhamburan ke jalan-jalan (berteriak) untuk memohon (ampun) dan memanjatkan doa kepada Allah (meminta perlindungan dari bencana akhirat) yang akan Dia timpakan" ( HR Tirmidzi & Al-Bukhari).

Sementara jutaan Malaikat dengan penuh rasa takut dan hormat sedang bersujud kepada Allah, dan Mala ikat peniup Sangkakala sudah siap di depan trompetnya sejak alam ini diciptakan, sementara itu pula masih banyak diantara kita yang masih terlena dengan dunia ini dan bergelimang dalam alam pikirannya sendiri. Tidak sadar ia bahwa dirinya sedang masuk dalam program penerimaan lowongan yang ada di akhirat.

UNTUK POSISI A (PENGHUNI SORGA) DISEDIAKAN FASILITAS DAN KOMPENSASI SBB :-

Sebelum kandidat diberi fasilitas final berupa Surga yang kekal abadi, kandidat dijamin akan memperoleh training outdoor dan indoor, berupa :

1. Nikmat kubur.
2. Jaminan perlindungan di PadangMahsyar.
3. Keselamatan meniti Sirath-al mustaqim.

Syurga memiliki berbagai kenikmatan yang tidak dapat dibandingkan dengan kenikmatan dunia. Rasulullah bersabda, "Demi Allah, dunia ini dibanding akhirat ibarat seseorang yang mencelupkan jarinya ke laut; air yang tersisa di jarinya ketika diangkat itulah nilai dunia" (HR Muslim).

Nikmat yang lebih indah dari syurga adalah 'merasakan' ridha Allah dan kesempatan merasakan 'wajah' Allah, inilah puncak segala kenikmatan, inilah kenikmatan yang tak mampu dibayangkan manusia, yaitu keindahan menikmati sifat-sifat dan kalam murni Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Kisi-kisi, kiat sukses untuk Posisi A : Al Qur-an dan Al Hadist

UNTUK POSISI B (PENGHUNI NERAKA) DISEDIAKAN FASILITAS DAN KOMPENSASI SBB :

Kandidat dipastikan mendapat berbagai fasilitas Neraka berupa alam terbuka dengan fasilitas pemanas ruangan yang bertemperatur sangat luar biasa panasnya. Bahkan bila sebutir pasir neraka dijatuhkan ke muka bumi maka mengeringlah seluruh samudera di muka bumi ini dan mendidihlah kutub es yang ada di muka bumi ini. Bahkan bila seseorang dikeluarkan dari dalamnya sekejab kemudian dipindahkan ke tumpukan api
unggun yang menyala-nyala di muka bumi ini maka iapun akan merasa lega.
Neraka sangat luas, jadi para pelamar posisi ini tidak perlu khawatir tidak kebagian tempat. Parapelamar posisi ini juga tak perlu khawatir segera mati kalau dibakar, karena tubuh kita akan dibuat sedemikian rupa hingga mampu memuai kalau dibakar (seperti kerupuk bila digoreng).

Rasulullah SAW bersabda, "Di neraka gigi seorang kafir akan (memuai) hingga sebesar gunung Uhud, dan (tebal) kulitnya membentang sejauh tiga hari perjalanan" (diriwayatkan oleh Abu Hurairah, HR Muslim).

Dalam hadits lain, Rasulullah saw bersabda, "Neraka dipegang oleh tujuh puluh ribu tali, dan setiap talinya di pegang oleh tujuhpuluh ribu malaikat" (HR Muslim).

Rasulullah saw bersabda, "Allah mempunyai malaikat yang jarak antara kedua belah matanya adalah sepanjang seratus tahun perjalanan" (Abu Daud, Ibn Hanbal).

Oh, ya. Fasilitas ini juga meliputi makanan gratis yang mampu membakar isi perut, minuman yang mampu membocorkan usus serta fasilitas kolam renang gratis yang berisi nanah dan darah. Beberapa pembantu gratis juga disiapkan untuk menyayat lidah orang-orang yang suka menyakiti hati orang lain, maupun menyeterika perut orang-orang yang tidak membayar zakat. Selain fasilitas tersebut, para kandidat akan melewati masa training yang lamanya mencapai ribuan tahun, yaitu :

1.  Training indoor didalam kubur berupa siksa kubur dan 'hidup' dalam kesengsaraan ditemani ular dan makhluk aneh lainnya serta wajah-wajah buruk selama bertahun-tahun hingga ribuan tahun di alam barzakh tergantung kualitas amal ibadahnya dan dosa-dosa yang ia lakukan.

2.  Training outdoor dilakukan di padang Mahsyar selama ribuan tahun, dalam
suasana kepanikan dan huru-hara yang luar biasa.Bapak, ibu, anak dan saudara-saudara kita tak mampu menolong kita karena setiap orang sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri. Bahkan para nabipun tidak mampu menolong, kecuali nabi Muhammad SAW yang akan menolong umatnya yang rajin bersholawat padanya.

MAU MELAMAR KE POSISI B ATAU POSISI A ?

Pilihan ada ditangan pelamar, tidak ada pilihan terserah yang diatas (Allah)

Sumber: febri.wordpress.com

Share:

Translate

Twitter