Sebuah blog pembelajaran

*

The conversion rate of information into knowledge grows in proportion to the involvement of the learner.

**

The Importance of Communication in E-Learning course

***

How Digital Learning Technology will Change in The Next Decades

****

Learning technology in teaching. High Tech Science or Good Craft?

*****

Learning Culture

******

5 Fiture Trends of Learning and Development

Kamis, Juni 25, 2009

Ikhlaskanlah hatimu, Ibu....

Setiap ibu pasti pernah merasakan repotnya merawat dan mengasuh balita. Aku juga pernah merasakannya. Saat anakku sangat tergantung dengan keberadaanku. Seperti buntut yang melekat selalu mengekor tidak mau lepas bahkan ke toilet sekalipun anakku tidak mau ditinggal walaupun ada nenek, kakek, dan abinya di rumah. Saat itu aku sempat berpikir betapa menjengkelkannya tingkah anakku.

Namun saat memandangi wajah anakku ketika ia terlelap, perasaan itu luruh tak berbekas. Yang ada hanyalah linangan air mata dan pengakuan dari lubuk hati terdalam, betapa aku sangat menyayangi anakku. Aku menyerah takluk, tak mampu berargumen tentang mengapa aku tidak mampu menyimpan rasa kesal pada anakku.

Mungkin itulah yang disebut naluri keibuan, anugerah terbesar bagi seorang perempuan dari Rabb penguasa alam semesta.

Maka alangkah herannya aku saat mendengar curhat temanku, ibu dari seorang putri yang menceritakan kemanjaan anakknya dengan nada marah dan sesal. Ibu yang lebih menginginkan sang pengasuhlah yang harus meladeni dan mengasuh anaknya. Ibu yang ingin leha-leha beristirahat tak ingin diganggu oleh rengekan anaknya.

Ibu, coba renungkan bahwa rengekan anak tidak berlangsung terus-menerus 24 jam. Ada saatnya ia tertidur dan itulah saat terbaik untuk ibu menata hati agar selalu ikhlas menjaga amanah dari Allah SWT.

Tidakkah ibu berpikir bahwa ketergantungan anak pada ibunya tidak akan berlangsung lama. Nanti saat ia menginjak usia remaja, ketergantungan itu akan makin berkurang. Mereka telah memiliki dunia baru yang mungkin kita tak diijinkan untuk menyentuhnya.

Berapa lama lagikah ia akan selalalu menjadikan kita, ibunya, sebagai tempat keluh kesahnya, tempat meminta pertolongan, sebagai hero dan idola di hatinya.

Tidakkah ibu berpikir, saat ia bekeluarga, ia akan semakin menjauh dari jangkauan, dari pelukan.

Tidakkah ibu berpikir, sekali saja, bahwa pengorbanan kita, berkurangnya waktu istirahat kita, berkurangnya kesempatan berdua-duaan dengan suami tercinta, berkurangnya kesempatan mengembangkan karir, ataupun berkurangnya waktu untuk jalan-jalan dengan teman-teman, tidaklah seberapa dibandingkan sebuah pelukan sayang dan air mata kerinduan yang tercurah dari dia suatu saat nanti. Dia yang membawa keluarga baru dalam hidup kita. Dia yang akan merawat dan mengasihi saat kita menjadi tua dan tak berdaya. Dia, anak yang selalu merepotkan itu.

Jadi, jangan lagi menghindar dari tugas dan tanggung jawab ibu. Hapuslah air mata sang buah hati, cium dan peluklah ia. Sampaikanlah padanya betapa ibu sangat menyayanginya. Sayangilah sepenuh hati maka ia akan merasakan betapa indah dan bahagia dunia kecilnya. Semoga kebahagiaan itu mengiringi selalu di sepanjang jalan kehidupannya, selamanya.


Semoga kita (saya) menjadi ibu yang
selalu mau mengakui kesalahan, kelemahan, dan selalu mau belajar menjadi ibu yang ikhlas mengasihi anak-anaknya.

(Umi wanna say: I love you Aghniya.)
Share:

Minggu, Juni 21, 2009

ANATES

Satu lagi program analisis butir soal yang telah saya coba, yaitu ANATES. ANATES dikembangkan oleh Karno To, M.Pd. (alm) dan Yudi Wibisono, ST. Program ini mampu menganalisis butir soal multiple choice dan uraian dengan mudah dan cepat. Kelebihan lainnya adalah program ANATES sepenuhnya menggunakan bahasa Indonesia.







Bagi anda yang ingin memilikinya silahkan hubungi Bapak Yudi Wibisono, ST di yudi@upi.edu atau yudi.wibisono@gmail.com atau jika Anda ingin mencoba program ANATES secara online silahkan mencobanya di http://matematika.upi.edu/staff/yudi/anates/anates.htm

Share:

Selasa, Mei 19, 2009

ITEMAN

Bagi seorang guru melakukan analisis terhadap butir soal baik pilihan ganda maupun essay merupakan hal yang cukup merepotkan dan menyita waktu. ITEMAN adalah salah satu program analisis butir soal yang dapat digunakan oleh guru untuk menganalisa hasil tes.

ITEMAN (Item and Test Analysis) merupakan analisis butir empirik model klasik. Anda dapat mendownloadnya di sini. Setelah didownload kemudian anda extract dan simpan dalam folder tersendiri, misalkan anda beri nama ANABUT (Analisis Butir).

Untuk menganalisis soal objektif bentuk pilihan ganda dengan 4 alternatif jawaban, langkah-langkahnya sebagai berikut:
  • Buka program Notepad dan masukkan data hasil tes yang akan dianalisis, kemudian simpan dalam satu folder ANBUT bersama program ITEMAN.exe. Misalkan data yang baru selesai dimasukkan itu diberi nama CONTOH-1.TXT

    Keterangan:
    1. 005 adalah jumlah butir soal (maks 250 butir)
    2. o (omit) adalah jawaban kosong
    3. N adalah butir soal yang belum dikerjakan (Not respon)
    4. 06 adalah jumlah identitas siswa (maks 80)
    5. DCABB adalah kunci jawaban soal nomor 1 sampai nomor 5
    6. 44444 adalah jumlah pilihan jawaban (A, B, C, dan D)
    7. yyyyy adalah Y=Yes untuk butir soal yang dianalisis. Ketik nnnnn untuk butir soal yang tidak dianalisis (n adalah N=No)
    8. o1 adalah nomor peserta tes, BADCC adalah jawaban peserta tes, dan seterusnya.

  • Jalankan program ITEMAN, kemudian isilah pertanyaan-pertanyaannya:
    1. Enter the name of the input file: ketik nama file yang akan dianalisis, misalnya CONTOH-1.TXT lalu tekan ENTER
    2. Enter the name of the output file: ketik nama file output (hasil) yang dikehendaki, misal HASIL-1.TXT lalu tekan ENTER
    3. Do you want the score written to a file?: ketik Y bila dikehendaki hasil analisis direkam, ketik N bila hasil analisis tidak direkam.
    4. Bila diketik Y maka akan muncul Enter the name of the score file: ketik nama file untuk hasil skor, misal SKOR-1.TXT lalu tekan ENTER
    5. Dalam waktu beberapa detik, akan muncul tampilan:


      Statistik Butir Soal
    Atau,
Buka file HASIL-1.TXT menggunakan program Notepad, maka akan muncul tampilan seperti di atas.

Kelebihan program ini salah satunya adalah adanya tanda bintang (*) pada hasil analisis. Sehingga guru atau pengguna mudah membedakan antara kunci jawaban dengan opsi pengecoh. Pada contoh di atas, kunci jawabannya adalah DCABB.

Tanda tanya (?) pada option jawaban menunjukkan bahwa option tersebut dipilih oleh banyak siswa, padahal bukan kunci jawaban. Cek kembali kunci jawaban yang ada.

Keterangan Statistik Butir Soal:
  1. Seq. No adalah nomor urut butir soal
  2. Scala-Item adalah nomor urut butir soal dalam tes/instrumen
  3. Pop_Correct adalah proporsi peserta tes yang menjawab benar butir tes soal
  4. Biser adalah indek daya beda butir soal dengan menggunakan koefisien korelasi biserial. Nilai positif menunjukkan bahwa peserta tes menjawab benar butir soal, mempunyai skor yang relatif lebih tinggi dalam tes tersebut. Untuk statistik pilihan jawaban (alternatif) korelasi biserial negatif sangat tidak dikehendaki untuk kunci jawaban.
  5. Poin biserial indek daya beda butir soal dengan menggunakan oefisien korelasi point-biserial. Keterangan selanjutnya sama dengan yang ada pada Biser.
Keterangan Statistik Tes:

Statistik Tes
  1. N of Item adalah jumlah butir soal
  2. N of Examinees adalah jumlah peserta tes
  3. Mean adalah skor rerata peserta tes
  4. Variance adalah varian dari distribusi skor peserta tes yang memberikan gambaran tentang sebaran skor peserta tes.
  5. Std.dev. adalah standar deviasi dari distribusi skor peserta tes
  6. Skew adalah kemiringan distribusi skor peserta tes. Juling negatif menunjukkan bahwa sebagian besar skor berada di bagian ata (skor tinggi) dari distribusi skor, dan sebaliknya.
  7. Kurtosis adalah puncak distribusi skor yang menggambarkan kelandaian distribusi skor peserta tes dibanding dengan distribusi normal. Nilai positif menunjukkan distribusi lancip, dan nilai negatif menunjukkan distribusi yang lebih landai (merata). Kurtosis untuk distribusi normal adalah nol.
  8. Alpha adalah koefisien reliabilitas alpha untuk tes tersebut.
  9. SEM (Standard Error of Measurement) adalah kesalahan baku pengukuran untuk setiap tes.
  10. Mean P adalah rata-rata tingkat kesukaran semua butir soal dalam tes secara klasikal dihitung dengan cara mencari rata-rata proporsi peserta tes yang menjawab benar untik semua butir dalam soal tes tersebut.
  11. Mean Item-Tot adalh nilai rata-rata indeks daya beda dari semua butir dalam tes yang diperoleh dengan menghitung nilai rata-rata point biserial dari semua butir dalam tes/skala.
  12. Mean Biserial aadalah nilai rata-rata indeks daya beda dari semua butir dalam tes yang diperoleh dengan menghitung nilai rata-rata biserial dari semua butir dalam tes/skala.
Adapun hasil/skor yang diperoleh oleh keenam siswa tersebut adalah:



Sumber:
Dr. Heri Retnowati. (2009). Hand Out Perkuliahan: Menganalisis Butir soal Aspek Kognitif dengan ITEMAN. Yogyakarta: FMIPA UNY.
Share:

Senin, Mei 18, 2009

Payung Keluargaku


Dua minggu berlalu sejak kepulangan bapak dari rumah sakit. Kepulangan yang kedua kalinya setelah tahun lalu dirawat di rumah sakit yang sama. Kegemarannya pada kopi dan rokok menghantarkannya pada kondisi seperti itu. Kadar gula darah yang tinggi dan paru-paru yang telah keropos dihembus asap rokok.

Mengingatmu kini dari tempat yang jauh dari rumah kita membawa kesedihan dan keharuan yang dalam. Membawaku pada kesadaran betapa aku sangat mencintaimu. Perasaaan yang tak pernah terungkapkan lewat kata-kata dari mulutku padamu. Kesadaran lainnya adalah bahwa betapa selama ini keluarga kita telah terpayungi dengan nyaman olehmu. Oleh kerja keras dan semengat kerjamu sehingga kami dapat hidup layak seperti sekarang. Kau bagaikan payung yang melindungi kami dengan ketegaranmu.

Kini payung itu telah tua. Rangkanya sudah mulai lemah dan goyah, tak sekuat dan setegar dulu. Kain pelapisnya sudah sangat tipis hingga rangkanya yang ringkih tampak dari luar. Tapi kami masih sangat membutuhkanmu untuk menaungi keluarga-keluarga kecil kami. Keluarga yang masih rentan terhadap hujan dan teriknya matahari kehidupan.

Aku hanya bisa menangis dan berdoa dalam hati. Ya Allah berilah kesembuhan, tak ada yang tak mungkin selama Engkau menghendakinya. Berilah aku kesempatan tuk berbakti, dan berilah kesempatan pada ayahku untuk menyaksikan pernikahan anakku, cucu perempuan satu-satunya, menikah nanti. Sebagaimana yang selalu dikatakannya.

Hanya padaMu kami serahkan urusan ini, tiada daya dan upaya kami hanya Engkau penguasa setiap helaan napas dan detak kehidupan manusia.

(Yogyakarta, 13 September 2008)


Update:
Payung itu telah menutup selamanya pada hari Senin, 29 Juni 2009 pukul 15.45 WIB.
Innalillahi wa innailaihi rojiuun...
Share:

Selasa, April 21, 2009

Selamat Hari Kartini 2009

HABIS GELAP TERBITLAH TERANG

Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya menuju jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita menuju cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. (QS. 5:16)

Alif laam raa. (Ini adalah) Kitab yang kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap menuju cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. (QS. 14:1)

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami, (dan Kami perintahkan kepadanya): ''Keluarkanlah kaumu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah''. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur. (QS.14:5)
Share:

Minggu, April 19, 2009

Kok Mau Sih?

Kok mau sih?
Itulah komentar teman saya sewaktu mengetahui bahwa saya datang ke tempat syuting Dahsyat, salah satu acara musik yang ditayangkan secara live di RCTI siang tadi. Tempatnya di halaman Ambarukmo Plaza (Amplaz) Yogyakarta. Mungkin menurutnya saya ini sudah terlalu tua untuk menonton acara yang paling digemari remaja. Lha saya kan remako (remaja kolot).

Jujur saja, ini adalah kedatangan saya yang pertama di konser musik dalam skala nasional. Kalau cuma nonton konser musik kaliber RT-an sih sering, ya sambil kondangan kan jadi sengaja atau pun tidak sengaja bisa melihat para artis lokal yang tampilannya norak abis. Itupun tidak mampu bertahan lama-lama karena takut dipanggil nama dan diminta jaban (sawer uang). Jadi mending cepat-cepat pulang.

Sebenarnya cuma kebetulan saja saya datang ke acara tersebut. Niatnya mau refreshing saja. Karena saya tidak mudik ke Subang, di tempat kos juga sendirian jadi mending jalan-jalan sekalian memenuhi permintaan teman kuliah saya (Pak Suherman) untuk menanyakan informasi mengenai satu merk hand phone yang bundling paket internet gratis. Kebetulan distributor resminya ada di Amplaz. Kebetulan pula tempat kos saya dekat dengan Amplaz, kira-kira lima menit perjalanan menggunakan bis kota. Yo wis kebetulan semua.



Seperti biasanya kebanyakan penonton adalah para remaja usia belasan. Mereka kelihatan antusias sekali menunggu penampilan artis-artis favoritnya. Dandanan mereka pun serba trendi, gaya dan gaul. Ada yang bergaya R n B, rocker, funk, dangdut (emang ada?), dan sebagainya. Ya, itulah ekspresi remaja dalam mencitrakan dirinya.

Tiga orang gadis ABG di depan saya sibuk mengomentari penampilan artis yang tampil saat itu. Tiba-tiba datang seorang gadis sebaya mereka, minta maaf karena harus mengikuti les privat di rumahnya. Teman-temannya malah mengomentari "Hari gini masih belajar?" Saya jadi prihatin mendengarnya.

Saya jadi bertanya dalam hati. Bukankah di antara para remaja itu ada (banyak) yang duduk di kelas IX SMP dan kelas XII SMA/SMK? Sudahkah mereka mempersiapkan diri untuk menghadapi Ujian Nasional (UN) yang pelaksanaanya mulai tanggal 20 April besok? Pertanyaan saya buyar saat salah seorang dari rombongan remaja bergaya rocker hampir menabrak saya.

Ternyata tidak nyaman lho nonton di tempat terbuka seperti ini. Kepanasan, berdesak-desakan, bau segala macam. Wah, nyerah deh saya kalau harus nonton lama-lama. Makanya baru sekitar 10 menit sudah kabur duluan, ya cukuplah sekedar mengambil satu dua gambar itu pun dari kejauhan.

Untunglah saya cepat keluar arena pertunjukan, sesaat kemudian terjadi keributan. Saya kira penonton yang sedang berantem. Ternyata bukan, beberapa penonton pingsan dan dibawa ke artis area. Sementara penonton lainnya kembali terlarut dalam pertunjukkan tersebut.

Dalam perjalanan pulang, saya masih teringat pada gadis ABG tadi. Ternyata semakin hari semakin berat tantangan yang harus dihadapi guru, orang tua, juga oleh siswa. Banyak kegiatan dan acara-acara yang mengusik konsentrasi belajar siswa.

Lalu bagaimana upaya yang harus kita lakukan agar remaja (siswa) lebih menyukai belajar daripada kegiatan lain yang tidak relevan. Tentunya tantangan tersebut akan menjadi PR kita bersama.

Jadi pertanyaan teman saya di muka sebenarnya lebih tepat ditujukkan untuk kita semua. Kok mau sih repot-repot mengurusi remaja? Ya, karena mereka adalah tumpuan harapan bagi masa depan bangsa, dan terutama masa depan mereka sendiri.

Kok mau sih? Ya iya laaaah.....

Share:

Sabtu, April 18, 2009

Award dari Bu Mulyati

Saya pikir cuma orang-orang di dunia entertainment saja yang biasa mendapat award atau penghargaan. Ternyata di dunia maya juga ada award juga lho, khususnya bagi para blogger. Seperti 4 award yang saya terima dari Bu Mulyati (dari mas Willy) berikut ini:




Entah faktor apa yang membuat Bu Mul menganugerahkan award tersebut kepada saya. Blog yang sederhana dan isinya tidak bagus. Seringnya malah dijadikan tempat curhat saja. Tapi baiklah, apapun itu saya terima award ini untuk saya teruskan ke para bloggermates lainnya.

Pesan Bu Mul dalam blognya adalah:
Mohon penerima award, untuk bisa melaksanakan "tugas-tugas" sebagai berikut:
1. Letakkan logo di blog kamu.
2. Berikan kembali, kepada 10 blog yang kamu anggap paling inspiratif dan sangat friendly.
3. Pastikan untuk selalu menghubungkan penghargaan ini dengan blog yang kamu anggap paling memberikan inspirasi dan friendly dari tempat kamu.
4. Agar mereka dapat mengetahui, bahwa mereka telah mendapatkan anugerah ini dengan cara memberikan comment ke blog mereka.
5. Berbagi cinta dan sayang untuk penghargaan ini, dari siapa kamu mendapatkan anugerah ini.

Oke, sesuai amanah tersebut, award ini akan saya teruskan untuk:
1. Nunung Nurjanah, S.Pd. (Sahabat saya yang sedang menanti kehadiran putra ketiga).

Untuk 7 blogger yang sedang belajar mengembangkan blognya. Semoga makin menambah semangat mereka.

Serta untuk 2 blogger Subang, yaitu:
9. Komunitas Blogger Subang (yang sedang berusaha mengumpulkan yang terserak).
10. Kang Annas (Sang Wartawan yang sering mengecoh pembaca dengan judul-judul tulisannya yang serem dan nyeleneh).


Share:

Senin, Maret 16, 2009

Umiku Berk(umi)s

Masih berkenaan dengan perubahan fisik yang kualami, ada satu kejadian yang mengharukan. Bulan lalu (Februari 2009), tidak ingat tanggalnya. Waktu itu kami bertiga, aku, suami, dan anakku seperti biasanya bercengkrama di sore hari. Tiba-tiba suamiku memperhatikan wajahku. Waktu itu aku belum tahu kalau ada beberapa lembar kumis yang tumbuh di bawah hidungku.

"Ada apa abi, kok ngelihatin wajah umi kayak gitu. Masih bunder kayak bakpao?" tanyaku sambil tertawa.

"Bukan itu, coba lihat di cermin. Tuh, kayaknya umi kumisan deh."

"Masa sih? Apa iya de?". Tanyaku pada anakku Aghniya.

Aghniya tidak menjawab, malah diam saja. Aku masih sibuk meraba-raba bagian bawah hidungku, tidak menyadari bahwa Aghniya belum menjawab pertanyaanku.

"De, bener nggak umi ada kumisnya?" kali ini kutatap matanya. Oalah... rupanya gadis kecilku yang tomboy menangis. Kedua bola matanya berair. Aku kaget, suamiku juga.

Pelan kupegang kedua pundaknya sambil bertanya, "De, kenapa ditanya sama umi kok malah nangis?".

Air matanya kini mulai mengalir melintasi kedua pipinya yang lembut. "Umi kenapa ada kumisnya?".

Aku bingung tak tahu harus menjawab apa.

"Itu karena pengaruh obat yang umi minum, nggak apa-apa nanti juga hilang kumisnya."

Suamiku membantu menjawab, sementara aku tidak bisa berkata apa-apa. Ada segumpal kesedihan yang tiba-tiba menyumbat mulutku hingga sulit berkata-kata. Mataku juga berair.

Kami terdiam beberapa saat. Untunglah suamiku mengerti dengan suasana yang menyedihkan ini. Ia berinisiatif mengajak Aghniya main game kesukaannya. Beberapa saat kemudian Aghniya sudah ceria kembali.

Malamnya, sesaat sebelum Aghniya tidur. Seperti biasa minta dikeloni. Tiba-tiba Aghniya menatap wajahku. Kali ini tidak bertanya seperti tadi sore.

"Dede mah enggak mau ganti umi, maunya umi Euis saja. Biarin ada kumisnya juga. Dede tetap sayang sama umi."

Subhanalloh.... alangkah indahnya kata-kata yang keluar dari bibir mungil anakku. Rasanya hilang sudah keresahanku yang tadi sore kurasakan. Kupeluk dan kucium keningnya dengan sepenuh cinta.

"Umi juga sayaaaaang banget sama dede. Terimakasih ya sayang."


(Untuk dede Aghniyaku tercinta, insyaAllah besok umi pulang. Kangeeeen!)

Share:

Minggu, Maret 15, 2009

Moon Face oh Moon Face ...


Beberapa minggu belakangan ini saya didera rasa malas sehingga lama saya tidak menulis apapun di blog ini. Mungkin karena kondisi kesehatan saya yang belum 100% pulih. Yang saya rasakan sekarang sering kram di tangan, kaki bahkan mulut. Pernah suatu ketika saya sedang menggosok gigi, tiba-tiba rahang saya kram. Waduh tersiksa banget rasanya. Selain kram, otot dan persendian terasa ngilu, linu seperti disayat-sayat. Kalau sudah begitu lebih baik saya rebahan di tempat tidur agar rasa sakitnya berkurang.

Saya ingin bercerita sedikit mengenai obat yang saya minum dan efek samping obat tersebut. Sejak saya divonis menderita AIHA (Auto Imun Hemolitic Anemia) tanggal 29 Nopember 2008 lalu, sejak itulah saya meminum obat kortikosteroid jenis medixon (metylprednisolon), imuran, cellcept, dan folavit. Harga keempat obat tersebut jika diakumulasikan untuk 1 bulan jauh melebihi uang living cost yang saya terima (itulah salah satu alasan saya menunda keinginan kuliah S2). Bagi saya biaya sebesar itu sangat memberatkan. Tetapi saya yakin Allah SWT tidak akan memberikan ujian dan cobaan di luar kemampuan hambaNya.
Nah, tentang obat tersebut ada yang efeknya cukup mengerikan, yaitu medixon.

MEDIXON
GENERIK
Metilprednisolon.
INDIKASI
Penyakit pernafasan, penyakit kulit, rematik, kelainan endokrin, keadaan alergi, berbagai macam penyakit autoimun.
KONTRA INDIKASI
· Infeksi jamur sistemik.
· Baru saja imunisasi.
· Menyusui.
PERHATIAN
Kehamilan.
Tuberkulosa aktif atau tersembunyi, hipotiroidisme, sirosis (efek dipertinggi), herpes simpleks pada mata, infeksi interkuren (infeksi yang terjadi saat berlangsungnya penyakit), osteoporosis, ulkus peptikum dan duodenum (pada penggunaan jangka panjang).
Interaksi obat : obat-obat anti radang non steroid, antidiabetik, Fenitoin, Rifampisin, Barbiturat, diuretika.
EFEK SAMPING
Gangguan elektrolit & cairan, kelemahan otot, gangguan penyembuhan luka, peningkatan tekanan darah, katarak subkapsular posterior, menghambat pertumbuhan anak-anak, insufisiensi adrenal, sindroma Cushing, osteoporosis, ulkus peptikum.
Sumber:
http://72.14.235.132/search?q=cache:uATRCuaj7GgJ:medicastore.com/index.php%3Fmod%3Dobat%26id%3D11099+efek+samping+medixon&cd=8&hl=en&ct=clnk

Efek samping yang langsung terlihat adalah kegemukan pada tubuh saya, jerawatan, tumbuh kumis (?!) dan Moon Face. Kadang sambil bergurau saya bilang 'saya mau berubah wujud' pada teman yang bertanya mengenai perubahan pada diri saya. Tak seindah namanya, moon face membuat saya shock beberapa waktu. Dengan rasa penasaran saya cari di internet dan inilah hasil pencarian saya tentang moon face.

Moon face (bentuk wajah yang sembab dan membulat) adalah salah satu dari gejala Cushing Sindrome, suatu kumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh kelebihan hormon kortisol, salah satu hormon yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal tubuh.

Penyakit ini timbul oleh ketika kelenjar adrenal pada tubuh terlalu banyak memproduksi hormon kortisol. Penyakit ini juga dapat muncul akibat seseorang yang terlalu banyak mengkonsumsi obat kortikosteroid dalam jangka waktu panjang.
Kortikosteroid sendiri merupakan salah satu golongan obat yang luas digunakan dalam dunia medis untuk pengobatan penyakit seperti alergi, rheumatik, sindroma nefrotik, dll.

Gejala Cushing Sindrome antara lain :
- Berat badan meningkat terutama di sekitar perut dan punggung atas.
- Kelelahan yang berlebihan, dan otot-otot terasa lemah.
- moon face
- edema (bengkak) pada kaki.
- tanda merah atau pink pada kulit paha, pantat atau perut.
- depresi
- pada wanita dapat menimbulkan siklus haid yang tidak teratur.
Sumber:
(http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080827060313AAwqmUV)

Foto Telah Dihapus

Akibatnya .....

Foto di atas bukan iklan make over yang marak di media massa lho... Lagi pula siapa yang mau dimake-over seperti itu he .... he....
Yang jelas dengan 'penampakan baru' tersebut beberapa sahabat saya menjerit histeris terkaget-kaget (yang jelas tidak terkagum-kagum). Saya hanya bisa tersenyum dan bilang bahwa inilah jejak bersejarah dalam hidup saya yang terpapar di wajah saya (cie... sok tabah padahal hatiku meringis). Untunglah mereka mencintai hati saya bukan wajah saya, jadi semuanya tetap menerima saya apa adanya. Alhamdulillah...
O ya, teman mahasiswa di UNY juga ada yang rajin mengomentari wajah saya, yaitu Pak Budi dan Pak Asep. Mereka perhatian banget (perhatian apa bawel?) nyuruh saya olah raga, lari-lah , BL-lah (Body Language). Sekarang kalau mereka masih juga kasih komentar ini itu tentang wajah indahku akan saya suruh baca tulisan ini di blog saya biar nyaho. Wekekekek.....
Share:

Minggu, Februari 22, 2009

Download Prediksi Soal UN 2009 untuk Tingkat SD, SMP/MTs, SMK, dan SMA

Bagi yang memerlukan naskah prediksi soal-soal Ujian Nasional 2009 untuk tingkat SD, SMP/Mts, SMK dan SMA dapat mendownloadnya di alamat:
http://feeds2.feedburner.com/DownloadSoalUjianNasional
Share:

Translate

Twitter